Thursday, 7 May 2020

PPDB 2020 SMAN 2 Wonosari


Proses kegiatan penerimaan siswa baru tahun Pelajaran 2020/ 2021 akan segera dimulai. Setelah juknis PPDB 2020 diterbitkan SMAN 2 Wonosari mulai mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyambut proses kegiatan penerimaan siswa baru. Rangkain kegiatan PPDB dimulai dengan verifikasi data oleh dinas tanggal 2 Juni 2020, pengambilan token mulai tanggal 22 Juni 2020 dan pengumuman siswa baru tanggal 3 Juli 2020.

Namun tahun ini ada perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya. Pelaksanaan kegiatan PPDB 2020 dimungkinkan masih dalam suasana pandemi virus Covid-19. Adanya pandemi virus Covid-19 menyebabkan banyak hal termasuk di dunia pendidikan mengalami perubahan dalampelaksanaan pembejaran dimana pembelajaran dilakukan melalui daring sampai dihapuskannya kegiatan UNBK SD hingga SMA sehingga hal ini mempengaruhi syarat penerimaan calon siswa baru tahun 2020.

Sekilas, ada sedikit perubahan terkait dengan aturan penerimaan calon siswa baru 2020 meskipun tahun ini masih menggunakan sistem zonasi. Hanya saja ada perubahan terkait dengan wilayah zonasi dan prosentasenya. Berikut jalur PPDB di tahun 2020:
1. Jalur Zonasi, dengan kuota paling sedikit 55% (lima puluh lima persen) dari daya tampung sekolah;
2. Jalur Afirmasi, dengan kuota paling banyak 20% (dua puluh persen) dari daya tampung sekolah;
3. Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali dengan kuota paling banyak 5% (lima persen) dari daya tampung sekolah;
4. Jalur Prestasi, dengan kuota paling banyak 20% (dua puluh lima persen) dari daya tampung sekolah;
Semua hal tentang perubahan-perubahan yang terjadi bisa lebih jelas di pelajari di juknis PPDB 2020 dan khususnya berkaitan dengan PPDB 2020 SMAN 2 Wonosari bisa diakses melalui laman ppdb.smadaprima.sch.id/

Kita semua berharap semoga pandemi virus Covid-19 ini segera berakhir dan kita bisa beraktifitas kembali seperti semula sehingga termasuk pelaksanaan penerimaan calon siswa baru tahun 2020 bisa berjalan dengan lancar. Banyak hal yang bisa diambil dari kejadian ini. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari wabah ini.
#tetapdirumahsaja
#jagakesehatan
#polahidupsehat
#janganlupacucitangan
#sayangikeluarga

6 comments: